Namanya penyesalan selalu saja datang terlambat
Dan ini juga terjadi pada saya..
Tapi saya bersyukur. Alhamdulillahirobilalamin.. Allah tidak membiarkan saya terus terlena untuk jadi terus lupa klo segala sesuatunya di dunia ini hanya titipan.. semua punya Allah.. segalanya.. semuanya..
Semuanya jadi tidak berarti dan tidak bisa berbuat apa-apa saat Allah mengambilnya kembali..
Astaghfirullah ya Allah.. maafkan hambaMu yang bodoh ini.. yang begitu terlena dengan semua kesenangan yang telah Engkau berikan.. bahkan tanpa hamba memintanya Engkau berikan.. tapi hambaMu yang tidak tau diri dan tidak tau berterimakasih ini malah menyia-nyakannya.. astaghfirullah
Kembali ke titik nadir.. kembali ke titik nol untuk kesekian kali.. betapa saya tidak belajar ya.. dengan kejadian-kejadian sebelumnya.. dengan pelajaran sebelumnya.. astaghfirullah
Tapi Allah masih mau untuk menjewer saya kembali.. masih mau untuk memperbaiki saya kembali.. dengan memberikan ujian ato tepatnya teguran buat saya.. bahwa tidak ada yang abadi.. semuanya apapun itu bisa suatu saat diambil lagi.. kalau kita lupa.. klo kita tidak amanah.. astaghfirullah
Kalau inget hal-hal yang telah saya lakukan.. kekeliruan yang telah saya perbuat.. berkali-kali saya beristighfar..astaghfirullah.. semoga Allah mengampuniku.. semoga Allah mau menerima taubatku.. semoga Allah memberikan ridhoNya kembali...
Ini benar-benar pelajaran termahal.. yang sangat berharga.. yang pasti akan saya ingat seumur hidup saya..
Bahwa kalau Allah sudah ridho lagi dengan saya.. saya tidak boleh sekali-kali lupa.. saya tidak boleh kufur nikmat.. apalagi sombong dan takabur.. ujub dan riya.. duh klo inget itu saya menyesaaalll sekali.. ya Allah saya benar-benar bodoh.. astaghfirullahaladhiem..
Semoga Allah benar-benar mengampuniku.. menerima taubatku.. dan memberikan ridho dan keberkahanNYA kepadaku kembali.. amiin ya Allah ya Rabbal alamin
my journey of life
Tuesday, March 14, 2017
Wednesday, July 8, 2015
It's very very long time
Sudah lamaaaaa sekali saya mengabaikan blog ini..
Entahlah rasanya kehilangan passion untuk menulis lagi..
Mungkin karena kesibukan saya di tempat kerjaan yang membuat saya jadi jarang nengokin blog saya ini..
Atau karena passion saya sudah berubah..?
well.. yang pasti sih saya sering kangen untuk nulis lagi..
Sering kangen untuk mengungkapkan apa yang menjadi pemikiran saya selama ini..
Semoga nanti ada waktunya..
Ada passionnya..
Ada semangatnya..
Ada idenya mau nulis apa..
So see you next time with my new writing ide.. ^^
Entahlah rasanya kehilangan passion untuk menulis lagi..
Mungkin karena kesibukan saya di tempat kerjaan yang membuat saya jadi jarang nengokin blog saya ini..
Atau karena passion saya sudah berubah..?
well.. yang pasti sih saya sering kangen untuk nulis lagi..
Sering kangen untuk mengungkapkan apa yang menjadi pemikiran saya selama ini..
Semoga nanti ada waktunya..
Ada passionnya..
Ada semangatnya..
Ada idenya mau nulis apa..
So see you next time with my new writing ide.. ^^
Sunday, November 4, 2012
At last
At last
at last my love has come along
my lonely days are over
and life is like a song
at last, the sky above are blue
my heart was wraped in clover
the night i look at you
i found a dream that I could speak to
a dream that I can call my own
I found a thrill to rest my cheek to
a thrilll that I never known
you smile.. oh you smile
ohh this spell out the cast
and here we are in heaven
for you are mine at last...
Alhamdullillah.... at last....
terimakasih ya Allah, akan Engkau akhiri penantianku ini..
At last.... You give me the best... he's really the best...
I'm sure I'll be happy this time...
Semuanya tidak ada yang sia-sia..
Selalu ada jalan yang memang tidak disangka-sangka...
Terimakasih ya Allah...
Terimakasih....
Thursday, November 1, 2012
He's not that in to me
Hampir setahun yang lalu datang seorang laki-laki, katanya sih niatnya untuk serius menikah.
Saya menyambut perkenalan itu, hanya sayangnya kenapa ya, saya tidak bisa mendapatkan kenyaman saat saya bersamanya, dari segi apapun dia tidak ada celanya.
Walau saya masih belum bisa merasakan apapun saat bersamanya, saya masih berharap, perasaan saya bisa berubah, dan saya sangat membutuhkan bantuannya, dalam artian kesabarannya untuk menghadapi saya, kesungguhannya untuk meluluhkan saya, hingga saya bisa memiliki kenyamanan dan chemistry saat bersamanya.
Tetapi sepertinya dia tidak memiliki kesabaran itu, dan saya mengerti. Tadinya saya berharap, kami bisa berteman dulu, untuk bisa memiliki kenyamanan sebagai teman dahulu, tapi sepertinya dia tidak ingin seperti itu, karena mungkin wasting time untuk dia, dan saya bisa mengerti.
Suatu hari dia mengajak saya menikah.... Kalau sudah mengajak menikah, saya harus bertanya dulu sama yang memiliki kehidupan ini. Saya minta waktu untuk istikhoroh, untuk meminta kemantapan dan keyakinan, untuk meminta petunjuk, kenapa saya harus menerimanya sebagai imam saya, suami saya, bapak dari anakanak saya.
Setelah hampir 3 minggu, saya akhirnya memiliki jawaban dari istikhoroh saya. Dan saya sudah menemukan alasan kenapa saya harus menerimanya menjadi imam dan suami saya. Hal yang menjadi pertimbangan bagi saya adalah, sholat, dia sangat rajin sholat, baik itu sholat wajib ataupun sunat. Dan itu yang menjadi alasan saya.
Hanya saya menjadi kecewa, setelah memberikan jawaban iya kalau saya mau menjadi istrinya, setelah dia bilang klo dia butuh istikhoroh lagi, dan dia punya pilihan lain, sehingga dia harus istikhoroh untuk tau mana yang terbaik.
Kecewanya saya, karena kenapa dia masih butuh istikhoroh?apakah waktu mengajak saya nikah sebenarnya tidak yakin dengan saya? klo tidak yakin kenapa mengajak saya menikah ?
dan kenapa dia masih membuka hati untuk perempuan lain, saat saya sedang istikhoroh untuk mendapatkan jawaban, saya jadi merasa dia tidak sungguh-sungguh dengan saya.
Akhirnya saya bilang, saya kembalikan lagi semuanya sama dia...
Beberapa minggu setelah kejadian itu, dia datang lagi ke saya, dia menanyakan kemungkinan apakah kita bisa bersama lagi. Sejak kejadian itu, saya menjadi kurang percaya dengan apanyang dia katakan, dengan apa yang dia ungkapkan. Saya perlu diyakinkan lagi apakah dia benar-benar sungguh-sungguh dengan saya?
Dia menanyakan apa indikatornya rasa percaya saya sudah kembali lagi. saya bilang terserah Allah, Allah yang akan menunjukkannya.
Dan beberapa hari yang lalu saya mendapat kabar kalau dia sudah berkomitmen dengan seseorang. Berita tersebut membuat saya jadi yakin He' s not that in to me.. Dia tidak sungguh-sungguh menginginkan saya jadi istrinya.
Terimakasih ya Allah telah Engkau tunjukkan yang seharusnya...
Aku menanti jawaban dari doaju yang lainnya..
Saya menyambut perkenalan itu, hanya sayangnya kenapa ya, saya tidak bisa mendapatkan kenyaman saat saya bersamanya, dari segi apapun dia tidak ada celanya.
Walau saya masih belum bisa merasakan apapun saat bersamanya, saya masih berharap, perasaan saya bisa berubah, dan saya sangat membutuhkan bantuannya, dalam artian kesabarannya untuk menghadapi saya, kesungguhannya untuk meluluhkan saya, hingga saya bisa memiliki kenyamanan dan chemistry saat bersamanya.
Tetapi sepertinya dia tidak memiliki kesabaran itu, dan saya mengerti. Tadinya saya berharap, kami bisa berteman dulu, untuk bisa memiliki kenyamanan sebagai teman dahulu, tapi sepertinya dia tidak ingin seperti itu, karena mungkin wasting time untuk dia, dan saya bisa mengerti.
Suatu hari dia mengajak saya menikah.... Kalau sudah mengajak menikah, saya harus bertanya dulu sama yang memiliki kehidupan ini. Saya minta waktu untuk istikhoroh, untuk meminta kemantapan dan keyakinan, untuk meminta petunjuk, kenapa saya harus menerimanya sebagai imam saya, suami saya, bapak dari anakanak saya.
Setelah hampir 3 minggu, saya akhirnya memiliki jawaban dari istikhoroh saya. Dan saya sudah menemukan alasan kenapa saya harus menerimanya menjadi imam dan suami saya. Hal yang menjadi pertimbangan bagi saya adalah, sholat, dia sangat rajin sholat, baik itu sholat wajib ataupun sunat. Dan itu yang menjadi alasan saya.
Hanya saya menjadi kecewa, setelah memberikan jawaban iya kalau saya mau menjadi istrinya, setelah dia bilang klo dia butuh istikhoroh lagi, dan dia punya pilihan lain, sehingga dia harus istikhoroh untuk tau mana yang terbaik.
Kecewanya saya, karena kenapa dia masih butuh istikhoroh?apakah waktu mengajak saya nikah sebenarnya tidak yakin dengan saya? klo tidak yakin kenapa mengajak saya menikah ?
dan kenapa dia masih membuka hati untuk perempuan lain, saat saya sedang istikhoroh untuk mendapatkan jawaban, saya jadi merasa dia tidak sungguh-sungguh dengan saya.
Akhirnya saya bilang, saya kembalikan lagi semuanya sama dia...
Beberapa minggu setelah kejadian itu, dia datang lagi ke saya, dia menanyakan kemungkinan apakah kita bisa bersama lagi. Sejak kejadian itu, saya menjadi kurang percaya dengan apanyang dia katakan, dengan apa yang dia ungkapkan. Saya perlu diyakinkan lagi apakah dia benar-benar sungguh-sungguh dengan saya?
Dia menanyakan apa indikatornya rasa percaya saya sudah kembali lagi. saya bilang terserah Allah, Allah yang akan menunjukkannya.
Dan beberapa hari yang lalu saya mendapat kabar kalau dia sudah berkomitmen dengan seseorang. Berita tersebut membuat saya jadi yakin He' s not that in to me.. Dia tidak sungguh-sungguh menginginkan saya jadi istrinya.
Terimakasih ya Allah telah Engkau tunjukkan yang seharusnya...
Aku menanti jawaban dari doaju yang lainnya..
Wednesday, January 25, 2012
Unconditional love part II
Merasakan ini lagi...
feeling of loving someone without any feedback..
Tetap menyayanginya, waloupun dia.. entahlah apakah masih ada rasa itu dihatinya..
Hal yang bisa saya lakukan untuk bisa menyalurkan rasa kangen saat mengingatnya, hanyalah dengan mendoakannya..
Memohon sama Allah untuk menjaganya..Menitipkannya..
Ya Allah, lindungilah dia, selamatkanlah dia, jaga dia, berkahilah hari-harinya..
Mudahkan dan lancarkanlah semua urusan dan kerjaannya..
Sehatkanlah lahir batinnya..
Bahagiakanlah kehidupannya..
Mudahkan dan berkahilah rizkinya ya Allah..
Aamiin
Monday, January 23, 2012
Thursday, December 29, 2011
birthday and new year 2012 contemplation
Ada enaknya juga ya, kalau hari ulang tahun hampir berbarengan dengan tahun baru..
karena kita bisa sekalian kontemplasi, sekalian evaluasi dan sekalian menyusun resolusi..
seperti biasanya.. sepanjang tahun 2011 ini ada hal yang tercapai dan hal yang tidak.. tapi itu tidak mengurangi rasa bersukurku padamu ya allah..
Walaupun diawali dengan kesedihan karena relationships yang diharapkan akan memiliki hal yang indah, harus berakhir.. tapi di awal tahun ini juga saya akhirnya bisa menyelesaikan kredit mobil yang diamanahkan Allah kepada saya.. yang harusnya selesainya maret tahun 2012, bisa saya selesaikan lebih cepat 14 bulan.. terimakasih ya Allah atas semua rizki dan amanahMu ini, semoga apa yang Engkau telah titipkan kepadaku bisa berkah dan bermanfaat.. aamiin
Dipertengahan tahun alhamdulillah saya telah mendapatkan porsi untuk pergi haji, yang insyaAllah keberangkatannya tahun 2015.. hamba berysukur kembali ya Allah, atas pencukupan rizkiMu ini sehingga hamba insyaAllah akan melengkapi keislamannya ini di tahun 2015
Akhir tahun sebenarnya ada hal yang ingin dicapai pula, memiliki rumah sendiri, hanya masih belum mendapat izinNya. begitu pula dengan menikah, untuk hal yang satu ini saya memang tidak berharap banyak untuk bisa diwujudkan di tahun 2011 ini, karena baru mengalami kegagalan juga, rasanya tidak ingin memaksakan untuk bisa segera terwujud..
Untuk resolusi tahun 2012, tidak ada planning yang harus dipaksa untuk diwujudkan.. mengalir sajalah, dengan ihtiar dan doa yang maksimal.. karena semuanya kalau tanpa ada izin dan ridhoNya tidak mungkin dapat terwujud..
Kembali merayuNya, untuk mendapatkan ridho dan izinNnya agar apa yang telah saya proposalkan sama Allah, mendapatkan persetujuan, ridho dan izinNya untuk segera terwujud. aamiin
Subscribe to:
Comments (Atom)